Flag Counter

Saturday, January 12, 2013

BANDARA KUALA NAMU Jalani Uji Coba Teknis

MEDAN – Pihak Angkasa Pura II Medan tengah melakukan operasi bayangan untuk melakukan uji coba kelayakan teknis di Bandara Internasional Kuala Namu, Sumatera Utara hari ini, Kamis (10/1/13) sebelum memulai pengoperasian bandara pada Maret 2013.

Manajer Elektronik PT Angkasa Pura IIm, Selamat Samiadi mengatakan uji coba yang dilakukan hari ini hanya untuk mengecek kesiapan sistem navigasi, radar, dan telekomunikasi sehingga tidak ada penerbangan atau pendaratan. “Hari ini benar ada operasi bayangan uji coba teknik dan sistem navigasi di Kualanamu untuk dilihat mana yang belum sempurna dan harus disempurnakan serta apakah sinyal yang diterima pesawat sudah bersih,” ucapnya kepada Bisnis.com.

Rencananya, setelah dilakukan operasi bayangan secara teknis, AP II juga akan melakukan penerbangan pesawat kalibrasi untuk menguji landasan pendaratan, termasuk kelengkapan lampu, dan terminal bandara yang direncanakan Februari nanti. “Sebelum operasi bandara banyak hal yang harus diuji coba sehingga semuanya sesuai track dan tidak ada masalah ketika sudah operasi penuh,” tuturnya.

Saat ini konstruksi Bandara Kualanamu masih sekitar 91% dan baru akan selesai 100% pada Maret mendatang, begitu pula dengan sarana pendukung seperti rel kereta api yang juga baru akan diselesaikan pada Maret. Namun sayangnya, jalan tol Medan-Kualanamu baru akan diselesaikan pada 2014, sebab baru saja memulai tahap groundbreaking pada Desember lalu, tapi untuk jalan akses jalan nasional dua jalur telah diselesaikan.

Selain itu, rambu-rambu petunjuk menuju bandara Kualanamu pun saat ini masih belum lengkap. Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Sumut AKBP Enrico Silalahi meminta instansi terkait segera melengkapi rambu petunjuk lalu lintas menuju Kualanamu. Pihak kepolisian juga telah mengidentifikasi adanya lima titik kepadatan yang mungkin akan terjadi menuju bandara Kuala Namu dan statiun Kereta Api Medan. Kelima titik tersebut antara lain di kawasan Lapangan Merdeka, di depan pusat perbelanjaan Medan Fair, di sekitar Ring Road, di jalan Letnan Sujono, dan daerah Batang Kuis.

“Ada lima titik yang diperkirakan menjadi jalur menuju bandara, dan stasiun KA, namun fasilitas dan infrastruktur masih perlu di tambah, dan akan ada pengaturan agar tidak terjadi kepadatan.” Selain itu, sambungnya, masih ada permasalahan lahan di Batang Kuis yang menjadi akses jalan masyarakat sekitar menuju bandara yang harus segera diselesaikan.

“Ada beberapa kendala yang belum selesai, mudah-mudahan bisa disiapkan instansi terkait dalam waktu dekat, mengingat Maret (Bandara Kuala Namu) sudah dioperasikan, karena kami sebatas pengamanan,” ucapnya.

Bandara Kualanamu terletak areal bekas PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa di Kualanamu, Beringan Desa, Kabupaten Deli Serdang. Bandara ini untuk mengganti Bandara Polonia yang sudah melebihi kapasitas. Bandara ini dibangun di lahan seluas 1356 hektar dengan kapasitas jumlah penumpang sekitar 8 juta penumpang pertahun dan kan diperluas pada tahap ke 2 untuk menampung 16 juta penumpang.


solopos.com

No comments:

Post a Comment