Flag Counter

Tuesday, May 22, 2012

Sukhoi Sempat Promosi Penjualan ke Kemenhub

Kemenhub tidak langsung menerima tawaran itu. Mereka mengajukan sejumlah persyaratan.

VIVAnews – Pihak Sukhoi Rusia pernah mengajukan promosi penjualan pesawat kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Namun dalam prosesnya, Kemenhub masih pada tahapan memberikan sejumlah persyaratan kepada Sukhoi.

“Mereka apply ke kami, bertanya bolehkah mereka promosi. Lalu kami beritahu persyaratannya. Kalau mau jual dan sebagainya caranya begini,” kata Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan di Istana Negara, Jakarta, Kamis 10 Mei 2012.

Menurut Mangindaan, pihak Sukhoi telah berkoordinasi dengan Kemenhub untuk promosi joy flight di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Namun Kemenhub tidak ikut campur tangan dalam promosi tersebut karena belum ada perjanjian atas beberapa persyaratan yang diajukan Kemenhub.

“Kami tahu mereka mau promosi. Tapi kami belum boleh ikut campur karena teknis sekali. Namanya juga masih bisnis. Nanti kalau bagian persyaratan untuk mengecek bolehkah pesawat ini diterbangkan di Indonesia, nah itu baru ada tim dari kami,” ujar Mangindaan.

Mangindaan mengungkapkan, beberapa maskapai penerbangan di tanah air sudah menanyakan masalah bisnis Sukhoi ini kepada Kemenhub. Namun pihaknya belum memberi tanggapan karena belum memiliki bukti apakah kondisi pesawat dan unsur lainnya sudah memenuhi persyaratan atau belum.

“Prosesnya belum sampai Kemenhub. Tapi kami siap. Kami sudah tahu ada promosi,” tutur Mangindaan. Sukhoi Superjet 100 ditemukan jatuh di Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Kamis 10 Mei 2012, setelah hilang kontak pada Rabu sore, 9 Mei 2012 kemarin.

 

No comments:

Post a Comment