Flag Counter

Friday, November 30, 2012

Sertifikat Keluar, Jet Sukhoi Mulai Tiba Desember

"Sertifikasi tipe telah keluar pekan lalu, nomornya A-091."

 

 

VIVAnews - Kementerian Perhubungan akhirnya mengeluarkan sertifikat tipe (type certificate) untuk pesawat Sukhoi Super Jet-100. Kini, pesawat Sukhoi dapat diregistrasi untuk beroperasi di rute-rute domestik.

"Sertifikasi tipe telah keluar pekan lalu, nomornya A-091," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan, saat dihubungi di Jakarta, Rabu 28 November 2012.

Menurut dia, dengan keluarnya type certificate itu, Sky Aviation sebagai operator penerbangan di Indonesia sudah dapat mendatangkan pesawat SSJ-100. Setelah tiba, Kementerian Perhubungan akan melakukan pemeriksaan standar pesawat dan mengeluarkan sertifikat pesawat.

Sementara itu, Manajer Marketing Sky Aviation, Sutito Zainudin, menjelaskan, pihaknya mulai mendatangkan Sukhoi pada Desember 2012. Sky Aviation akan mendatangkan pesawat secara bertahap, dengan jumlah total 12 pesawat hingga 2015.

"Desember datang satu pesawat,  Februari dan Maret 2013 masing-masing satu pesawat, sehingga total 12 pesawat sampai 2015," katanya.

Untuk mendatangkan jet Sukhoi ini, Sky Aviation menggelontorkan dana hingga US$308,4 juta. Kontrak pembelian pesawat tersebut sudah diteken di arena International Aviation and Space Salon MAKS 2011 di Zhukovsky, Rusia pada 2011.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Sky Aviation, Krisman Tarigan, Komisaris Utama Sky Aviation, Yusuf Ardi, dan Presiden Sukhoi Civil Aircraft Company, Vladimir Prisyazhnyuk. 

"Pendanaan kami kombinasi antara kas internal dan perbankan, ada juga pendanaan dari Rusia," ujar Sutito.

Sky Aviation telah melatih delapan orangnya ke Italia untuk pengenalan pesawat jet tercanggih buatan Rusia itu dua bulan lalu. Rencananya, pesawat ini akan ditempatkan di Jakarta, Denpasar, dan Makassar.

"Kami akan tempatkan untuk bandara dengan panjang landasan maksimal 2.000 meter," tuturnya.

Sutito menegaskan, pembelian Sukhoi ini telah direncanakan dengan matang sejak 2010. Perusahaan tidak terganggu dengan jatuhnya pesawat SSJ-100 pada awal Mei lalu. "Pesawat ini spesifikasinya bagus dengan teknologi terkini," ujarnya.

No comments:

Post a Comment