REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU - Tragedi jatuhnya pesawat buatan Rusia
Sukhoi Super Jet (SSJ) 100 di Gunung Salak, Bogor, pada Rabu (9/5) lalu
membuat sejumlah calon penumpang pesawat di Bandar Udara Sultan Syarif
Kasim (SSK) II Pekanbaru cukup resah.
Beberapa calon penumpang pesawat Lion Air misalnya, yakni Donna dan Afriani, keduanya yang tengah menunggu untuk diterbangkan menuju Jakarta, Jumat (10/5) siang, mengaku resah dan cemas akibat tragedi kecelakaan pesawat andalan Rusia yang menjadi tayangan utama di berbagai media Tanah Air itu.
"Sangat resah dan cemas. Tapi saya berusaha untuk tetap tenang. Harapan kami, pemerintah lebih ketat dalam menyeleksi pesawat komersil," kata Donna.
Sementara Afriani yang duduk disebelah Donna, mengaku cukup khawatir saat setiap kali menumpangi pesawat ketika berpergian ke luar kota untuk kepentingan bisnis.
"Rasanya ingin naik mobil saja, biar lama sampainya, tapi untuk sekarang ini sepertinya lebih tenang dan nyaman. Naik pesawat, saya sangat cemas sekarang," katanya.
Beberapa calon penumpang pesawat Lion Air misalnya, yakni Donna dan Afriani, keduanya yang tengah menunggu untuk diterbangkan menuju Jakarta, Jumat (10/5) siang, mengaku resah dan cemas akibat tragedi kecelakaan pesawat andalan Rusia yang menjadi tayangan utama di berbagai media Tanah Air itu.
"Sangat resah dan cemas. Tapi saya berusaha untuk tetap tenang. Harapan kami, pemerintah lebih ketat dalam menyeleksi pesawat komersil," kata Donna.
Sementara Afriani yang duduk disebelah Donna, mengaku cukup khawatir saat setiap kali menumpangi pesawat ketika berpergian ke luar kota untuk kepentingan bisnis.
"Rasanya ingin naik mobil saja, biar lama sampainya, tapi untuk sekarang ini sepertinya lebih tenang dan nyaman. Naik pesawat, saya sangat cemas sekarang," katanya.
No comments:
Post a Comment